Fase pertumbuhan ayam broiler berdasarkan laju pertumbuhannya terdiri dari
Fase starter ( ayam broiler umur 1-21 hari)
Fase finisher (ayam broiler umur 22 - 35 hari atau sampai umur potong yang diinginkan)
menurut Murwani.
Pada pase pertama atau fase starter merupakan waktu pertumbuhan bagi ayam broiler atau DOC (Daily Out Chicken) membutuhkan peran induk untuk pertumbuhan dan pembesaran, dalam hali ini peternak seringg menggunakan induk buatan (Brooder). Fungsi dari broodering adalah menyediakan lingkungan yang sehat dan nyaman seperti bersama induk secara efisien bagi anak ayam dan untuk menunjang pertumbuhan secara optimal.
Fase brooding ini yakni fase yang paling enentukan, dimana akan berpengaruh terhadap pertumbuhan selanjuttnya dari DOC. Pada saat anak ayam broiler umur 0 sampai 14 hari , akan terjadi perbanyakan sel atau hyperplasia kemudian pada umur 2 sampai 4 minggu terjadi proses pembesaran sel atau hypertropy menurut Fatmaningsih. Perbanyakan sehl ini meliputi perkembangan saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan perkembangan sistem kekebalan.
Pada fase pertumbuhann, ayam pedaging atau ayam broiler memiliki perbedaan kebutuhan nutrisi karena meyesuaikan kebutuhan tumbuh untuk mencdapatkan performa yang optimal. Berdasarkan umur ayam broiler, kebutuhan nutrisi pakan terbagi menjadi 2 periode yaitu starter (umur 0 samapi 3 minggu) dan periode finihser ( umur 3 sampai 6 minggu)
![]() |
| Sumber gambar : shutterstock |
Sumber : eprints.undip.ac.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar