Senin, 24 Januari 2022

CARA BETERNAK AYAM POTONG

 Bagi para calon pelaku usaha ternak ayam potong, penting banget nih untuk tahu cara beternak ayam potong.


1. Menentukan Lokasi Kandang

 Menentukan lokasi kandang merupakan menjadi salah satu pertimbangan dalam budidaya beternak ayam potong broiler. Patutu dipertimbangkan dalam memilih lokasi yang memiliki akses transportasi bagus karena akan mempermudah proses logistik.

Sangat dianjurkan untuk membangaun kandang ayam yang lokasinya jauh dari pemukiman padat penduduk atau pusat kegiatan manusia. Jangan sampai mengganggu orang lain. 

Pilih lokasi kandang yang dekat dengan sumber air, jauh dari polusi, dan tidak berada di daerah banjir.

 

 

2. Membangun Kandang

Selanjutnya setelah kita mengetahui apa yang dilakukan dalam menentukan lokasi kandang. hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam beternak ayam potong adalah membuat kandang.

Ada 2 jenis kandang yang sering dibuat peternak.

Kandang berbentuk panggung

Memiliki ciri tidak memerlukan alas sehingga kotoran ayam dapat langsung jatuh ke bawah sehingga mudah dibersihkan dan tidak mudah kotor. Sehingga biaya pembuatan kandang cendering mahal

 

Kandang tanpa panggung

Mayoritas peternak cenderung memilih kandang jenis kini karena biaya membuatnya tergolong murah. Namun perlu ektra perawatan dan pembersihan dua 2 minggu sekali untuk tetap menjaga kebersihan kandangnya.


3. Memilih Bibit Ayam yang Unggul

Keberhasilan beternak ayam ini bisa dibilang 60% adalah peran dari bibit ayam yang unggul

Beberapa yang diperhatikan dalam memilih bibit unggul ayam potong

Pilih bibit yang memiliki gerakan aktif, sehat, dan tidak mengalami cacat fisik atau sakit

Bulu dari bibit ayam tidak terlhat kusam, kondisi kering, dan mengkilap

Bibit memiliki tumbuh bulat berisi dan gemuk dan terakhir di sekita anus tidak kotor

 

4. Melakukan Pemeliharaan

  1. Jika melihat ayam yang lemas dan kelelahan setelah melakukan perjalanan jauh maka perlu untuk memberi vitamin sehingga kondisi ayam dapat kembali fit
  2. Saat minggu pertama ayam pedaging masuk ke dalam inkubator, maka perlu untuk memberikan pakan dan minum air hangat
  3. Saat memasuki minggu kedua perlu untuk mengurangi suhu inkubator sedikit demi sedikit. Selain itu, beri pakan ayam dengan menggunakan jenis pakan crumbles
  4. Saat memasuki minggu ketiga, DOC (day old child) tidak lagi memerlukan pemanas
  5. Jika mengamati bulu-bulu ayam mulai tumbuh maka perlu untuk menambah jumlah pakan hingga dua kali lipat dari sebelumya.
  6. Bobot ayam semakin meningkat dan ayam sudah cukup dewasa. Memiliki rata-rata bobot sekitar dua kilogram, sehingga ayam pedaging sudah dapat dipasarkan.


5. Panen

  1. Lakukan pada pagi atau malam hari
  2. Tidak memberikan pakan selama 8 sampai 12 jam sebelum proses panen
  3. Lakukan penyekatan dengan menggunakan sekat agar mempermudah proses penangkapan.
  4. Sebisa mungkin hindari proses menangkap yang secara tidak sengaja membentuk penumpukan ayam di sudut kandang. Ayam yang berkurumun meningkatkan potensi stress hingga kematian
  5. Setelah proses menangkap ayam selesai. Ikat kedua kaki ayam menggunakan tali kemudian timbang bobot berat badan
  6. Masukan ayam ke dalam keranjang, sesuaikan kapasitas keranjang dengan bobot ayam untuk mengurangi risiko kematian saat melakukan perjalanan ke rumah potong ayam.
  7. Melakukan sanitasi hama dan pembersihan kandang


Sumber : chickin.id

SISTEM PEMBERIAN PAKAN AYAM PEDAGING

 Ada dua jenis sistem pemberian pakang ayam pedaging atay broiler


1. ad libitum

al libitum adalah metode pemberian pakan yang diperhitungkan sesuai berat tubuh si ayam. Berat pakan yang diberikan dengan metode ad libitum yaitu 3-5 % berat tubuh perhari

2. ad satiation 

ad satiation adalah pemberian pakan yang sekenyangnya


Kedua metode tersebut sama-sama menerapkan pemberian pakan 3-4 kali dalam sehari


Sumber : chickin.id

PROSPEK USAHA BETERNAK AYAM POTONG

Indonesia dalam mengkonsumsi daging mayoritas lebih banyak mengkonsumsi daging ayam dari pada mengkonsumsi daging, sapi, kambing ataupun bebek.

Tingginya konsumsi daging ayam masyarakat indonesia ini juga dipengaruhi dari faktor harga daging ayam reletif murah dibandingkan dengan jenis daging yang lain.

Selain itu, pertumbuhan penduduk masyarakat indonesia juga semakin meningkat diikuti juga peningkatan permintaan terhadap kebutuhan daging ayam di pasaran.

Secara langsung kenaikan jumlah penduduk memberikan keuntungan bagi para pelaku usaha ternak ayam potong.

Peternakan ayam potong yang dikelola dengan baik dan benar, akan memberikan hasil keuntungan yang besar sehingga dapat dijadikan sebagai sumber pengahasilan utama untuk kebutuhan jangka panjang. 

Berikut ini alasan mengapa beternak ayam potong merupakan potensi usaha yang baik dan banyak diminati :

Permintaan Pasar Yang Tinggi, penjualan daging ayam potong di pasar swalayan, pasar tradisional , hingga tukang sayur keliling hampir selalu dibeli banyak orang setap harinya, Terkadang juga tak jarang daging ayam tersebut habis terjual untuk memenuhi kebutuhan konsumi rumah tangga. Sebagai hasilnya, daging ayam potong banyak dicari oleh pelaku usaha kuliner sebagai bahan dasar olehan masakn. 

Modal Yang Tidak Besar

 

 


Sumber : chickin.id

 

Minggu, 16 Januari 2022

FASE PERTUMBUHAN DARI AYAM BROILER

 Fase pertumbuhan ayam broiler berdasarkan laju pertumbuhannya terdiri dari 

Fase starter ( ayam broiler umur 1-21 hari)

Fase finisher (ayam broiler umur 22 - 35 hari atau sampai umur potong yang diinginkan)

menurut Murwani.


Pada pase pertama atau fase starter merupakan waktu pertumbuhan bagi ayam broiler atau DOC (Daily Out Chicken) membutuhkan peran induk untuk pertumbuhan dan pembesaran, dalam hali ini peternak seringg menggunakan induk buatan (Brooder). Fungsi dari broodering adalah menyediakan lingkungan yang sehat dan nyaman seperti bersama induk secara efisien bagi anak ayam dan untuk menunjang pertumbuhan secara optimal. 

Fase brooding ini yakni fase yang paling enentukan, dimana akan berpengaruh terhadap pertumbuhan selanjuttnya dari DOC. Pada saat anak ayam broiler umur 0 sampai 14 hari , akan terjadi perbanyakan sel atau hyperplasia kemudian pada umur 2 sampai 4 minggu terjadi proses pembesaran sel atau hypertropy menurut Fatmaningsih. Perbanyakan sehl ini meliputi perkembangan saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan perkembangan sistem kekebalan.


Pada fase pertumbuhann, ayam pedaging atau ayam broiler  memiliki perbedaan kebutuhan nutrisi karena meyesuaikan kebutuhan tumbuh untuk mencdapatkan performa yang optimal. Berdasarkan umur ayam broiler, kebutuhan nutrisi pakan terbagi menjadi 2 periode yaitu starter (umur 0 samapi 3 minggu) dan periode finihser ( umur 3 sampai 6 minggu) 



Sumber gambar : shutterstock

Sumber : eprints.undip.ac.id


MENGENAL AYAM BROULER

 Menurut Suhaeni ayam broiler merupakan jeni sayam hasil budidaya yang emmpunyai pertumbuhan cepat dan biasa di sebut dengan ayam potong atau ayam pedaging. Ayam broiler diperoleh dari hasil seleksi genetik sehingga pertumbuhannya cepat, masa panen yang relatif cepat juga dan memiliki daging yang baik menurut Dewanti,dkk. 


Salah satu jenis ayam broiler


Strain 

 

Ayam jenis Strain atau ayam broiler yang dibudidayakan di Indonesia saat ini bervarsiasi. Srain merupakan hasil dari persilangan persilangan yang dilakaukan dari galur murni samapi dengan diperoleh ayam dengan keunggulan pertumbuhan yang cepat dan ekonomi. Beberapa strain ayam broiler yang dibudidayakan di Indonesia antara lain 

Cobb,

Ross,

Lohman Meat,

Hubbard,

Hubbard JA 57,

Hubbard Flex, dan

Hybri PG+

(Santoso dan Sudaryani)



Sumber : shutterstock

*Gambar adalah ayam Bangkong, - sebagai pelengkap artikel saja

 

Sumber : simdos.unsud.ac.id

Sensor Cahaya

 Sensor cahaya adalah alat yang digunakan untuk merubah besaran cahaya menjadi besaran listrik. Prinsip kerja dari alat ini adalah mengubah ...